KSP Balota: Implementasi AI Pengukuran Kesehatan untuk Anggota Koperasi
Overview
Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) kini mulai merambah berbagai sektor, termasuk koperasi simpan pinjam. Salah satu koperasi simpan pinjam terbesar di Indonesia, KSP Balota, melirik produk *Akusehat.ai*(Balota Health) yang kami kembangkan untuk membantu anggotanya mengukur data kesehatan secara cerdas.
Berikut adalah cerita perjalanan saya dan rekan dalam mengimplementasikan teknologi ini langsung di lokasi mitra.
Tiba di Bandara & Sambutan Hangat
Perjalanan dimulai saat kami mendarat di bandara toraja yang biasanya bandara ini hanya aktif di hari-hari tertentu saja. Disana kami langsung disambut hangat oleh driver resmi dari KSP Balota. Lalu saya dan rekan saya langsung meluncur ke hotel untuk istirahat sebentar yang nanti dimalam harinya kami harus berdiskusi terkait pelaksanaan esok harinya.

Pada malam harinya, kami dijemput oleh perwakilan utama (PIC) dari pihak KSP Balota, yaitu Bapak Hendrik Kayangan. Pak hendrik sangat ramah sekali dan sangat antusias untuk memperkenalkan produk kami kepada anggota KSP Balota. Bahkan kami diajak makan dulu dan setelah itu pak hendrik mencoba demo produk Balota health yang sudah kami bawa dari surabaya. Pak hendrik cukup kagum dengan hasil pengukuran karena memang sebelumnya pak hendrik memang melakukan cek darah dan hasil dari lab dengan balota health cukup selisih sedikit saja bahkan hasil HBA1C kurang dari nol koma persen sekian.
Lalu kami lanjut untuk ke tempat lokasi kantor KSP Cabang Rantepao yang cukup dekat dengan hotel kami menginap untuk mendiskusikan terkait teknis acara pelaksanaan besok. Kami juga mendiskusikan visi strategis koperasi dalam menghadirkan layanan kesehatan preventif berbasis AI, serta bagaimana alur data kesehatan para anggota dapat dikelola secara aman dan efisien di platform Balolota Health.

Hari Pelaksanaan
Agenda utama kami pada hari ini adalah melakukan demonstrasi langsung (*system demonstration*) keandalan Balota Health.Acara kali ini dihadiri oleh beberapa kepala cabang dan para petinggi koperasi dan sebenernya acara ini bertepatan dengan ulang tahun KSP Balota yang ke 84 tahun sejak berdiri. Balota sendiri memiliki 56 Kantor Cabang yang tersebar di tujuh provinsi di Indonesia.
Saya sendiri diminta untuk memberikan sambutan mewakili perusahaan dan juga rekan saya. Lalu ketika saya menyampaikan sambutan ada salah satu pimpinan cabang tertentu orang yang bertanya apakah hasil pengukuran Balota health bisa dikatakan akurat atau tidak. Saya menjawab dengan "Sebetulnya Bu, Alat ini digunakan sebagai alat deteksi awal gejala kesehatan bukan sebagai alat diagnosis penyakit. Namun alat ini sudah teruji dan memiliki akurasi yang tinggi dalam mendeteksi gejala kesehatan. Bapak bisa cek langsung di lab terdekat dan membandingkan hasil dengan Balota health. Para tenaga medis dan dokter saat ini juga membutuhkan bantuan teknologi untuk mengukur maupun mendiagnosa penyakit yang diderita oleh pasien. Alat ini juga bisa membantu para tenaga medis dan dokter untuk mendeteksi gejala penyakit lebih cepat dan lebih akurat".

Lalu setelah itu demo dimulai dan terlihat antusiasme mitra sudah terasa sejak awal kedatangan, mencerminkan besarnya komitmen KSP Balota dalam menyukseskan kolaborasi ini untuk kesehatan para anggotanya. Kami memperlihatkan bagaimana AI dapat memproses data kesehatan, melakukan deteksi awal gejala kesehatan secara cerdas, serta menyediakan dashboard pelaporan yang mudah dipahami oleh pengurus koperasi dan anggota. Uji coba berjalan lancar dan mendapatkan respon yang sangat positif dari tim teknis maupun manajemen.

Cara Kerja Balota Health
Remote PPG sendiri adalah sebuah terobosan yang sangat menarik karena ia memungkinkan kita untuk mendapatkan sinyal PPG tanpa harus menyentuh kulit secara langsung, karena hanya menggunakan kamera smartphone saja. Hal ini dimungkinkan karena adanya interaksi cahaya dengan hemoglobin yang ada di dalam darah yang mengalir di bawah permukaan kulit. Contoh seperti gambar dibawah ini.

Sinyal PPG yang diperoleh melalui kamera ini kemudian digunakan sebagai dasar untuk mengekstrak berbagai parameter fisiologis yang penting bagi kesehatan. Dalam kasus Balota Health, data PPG ini diolah melalui algoritma canggih berbasis Kecerdasan Buatan (AI). AI bertugas untuk menganalisis pola-pola dalam sinyal tersebut, yang berkorelasi dengan indikator-indikator kesehatan tertentu. Proses ini tidak hanya mengukur satu aspek, tetapi berbagai parameter yang memberikan gambaran holistik tentang kondisi kesehatan seseorang.
Dengan mengisikan data diri seperti usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan, sistem sudah bisa melakukan pengukuran kesehatan. Setelah mendapatkan parameter fisiologis, sistem kemudian menghitung skor kesehatan individual untuk setiap anggota. Skor ini berfungsi sebagai tolok ukur komprehensif untuk menilai status kesehatan, dengan memperhitungkan berbagai faktor yang saling berkaitan. Selain skor kesehatan individu, sistem juga menghasilkan laporan komprehensif yang memberikan wawasan mendalam mengenai kondisi kesehatan pengguna. Laporan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga pengguna dapat dengan jelas mengetahui status kesehatan mereka dan implikasinya.
Kunjungan ke Beberapa Tempat Wisata
Setelah seluruh agenda kerja selesai dengan sukses, kami diajak oleh perwakilan dari pihak KSP Balota untuk menikmati keindahan kota setempat. Kami berkesempatan mengunjungi salah satu ikon sejarah dan pariwisata yang sangat terkenal, yaitu Patung Yesus Kristus Memberkati. Berdiri megah di atas bukit dengan pemandangan kota yang menakjubkan, tempat ini menjadi penutup yang indah untuk perjalanan kerja kami yang produktif dan berkesan. Kami juga mengunjungi rumah adat dan gua persemayaman para leluhur mereka yang melegenda.
